Jumat, 23 Maret 2012

Jangan Tanggapi Berlebihan Keberadaan AS di Darwin


Amerika Serikat merupakan negara superpower, negara yang mungkin terkesan menakutkan bagi negara-negara lain. Begitu juga bagi Indonesia, dengan didirikannya Pangkalan Militer Amerika Serikat di Darwin-Australia kemungkinan akan menimbulkan gejolak, yang hanya berjarak sekitar 820 kilometer dari Indonesia.
      Memang niat awal Amerika mendirikan Pangkalan Militer AS di Darwin bukanlah untuk mengambil kesempatan dalam kesempitan akan situasi Papua maupun kondisi negara Asia lainnya, tetapi menyediakan  pangkalan untuk pasukan yang ditugaskan untuk penanggulangan bencana.

        Namun, kita perlu waspada serta adanya antisipasi strategi jangka panjang. Yang letaknya dekat dengan wilayah kita, dan mungkin dapat berimplikasi terhadap keberadaan Papua.
       Meskipun demikian, dalam menanggapi hal tersebut kita tidak perlu secara berlebihan dan mengaggapnya sebagai ancaman serius. Yang nantinya akan memicu kepanikan bagi masyarakat Indonesia sendiri, terutama warga Papua. Kita perlu waspada namun tetap harus  positiv thinking.
ANA RIZKI SAPUTRI, MAHAWISWI IAIN WALISONGO SEMARANG

HARIAN SEMARANG/Debat Mahasiswa/29-11-11

Tidak ada komentar: